Hingga Februari, Industri Perbankan Syariah Tumbuh Kuat
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku tidak merasa kecolongan terhadap permasalahan yang terjadi di beberapa perusahaan jasa keuangan. Padahal, beberapa permasalahan seperti Asuransi Jiwasraya, AJB Bumiputera 1912, Asabri, PT Taspen dan PT Bank Muamalat sudah mulai bermunculan akhir-akhir ini.
OJK bahkan meremehkan kasus yang terjadi pada Asuransi Jiwasraya, dan Asabri. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020 menyebut, beberapa masalah asuransi yang sedang terjadi saat ini masih dalam skala kecil bila dibandingkan dengan industri secara keseluruhan.
“Pertumbuhan ekonomi 5 persen, tapi memang di beberapa lembaga keuangan yang mengalami penanganan ini size nya masih kecil di banding industri-industri,” tegas Wimboh.
Wimboh juga mengklaim, hingga saat ini stabilitas masih terjaga. Hal tersebut tercermin dari angka pertumbuhan kredit perbankan yang masih diangka 6,08%, meski menurun dari tahun 2018 yang mampu mencapai 11%.
Sebelumnya, menanggapi permasalahan yang terjadi dengan industri jasa keuangan, Komisi XI DPR RI telah membentuk Panitia Kinerja Pengawasan Keuangan. Tak tanggung tanggung, DPR akan mengawasi 5 Perusahaan bermasalah yakni Asuransi Jiwasraya, AJB Bumiputera 1912, Asabri, PT Taspen (Persero) dan Bank Muamalat. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More