Menanggapi rencana IPO sendiri, Anton mengungkapkan, bahwa pihak Reliance Group siap mendukung rencana tersebut.
“Kami masih punya peluang untuk menambah porsi kepemilkan saham di Bank Kesejahteraan Ekonomi itu sebesar 40%. Kalau dia mau IPO, Rights Issue, atau apapun itu, kami siap suntik dana guna mendukung peningkatan modalnya,” tegasnya.
Anton pun mengaku, pihak Reliance Group telah menyiapkan dana sekitar Rp400 miliar sampai Rp500 miliar untuk mendukung rencana Bank Kesejahteraan guna meningkatkan permodalan. “Kami sudah siapkan dana sekitar Rp400 miliar – Rp500 miliar,” imbuhnya. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Kinerja Saham Bank Januari 2017 Penuh Tantangan)
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis ekonomi RI tumbuh 6 persen pada 2026, didukung ruang fiskal… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More
Poin Penting Eastspring Indonesia bersama Maybank Indonesia meluncurkan Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Income Global… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More
Poin Penting KB Bank melalui GenKBiz Yogyakarta mendukung wirausaha muda berbasis ESG dengan program inkubasi… Read More
View Comments
bagus jika makin besar, jadi akan mengalami pertumbuhan yang baik