Nasional

Rekam Jejak Glenny Kairupan, Bos Baru Garuda Indonesia

Poin Penting

  • RUPSLB Garuda Indonesia pada 15 Oktober 2025 resmi menunjuk purnawirawan TNI Glenny Kairupan sebagai Direktur Utama.
  • Glenny dikenal dekat dengan Presiden Prabowo sejak masa AKABRI, aktif di Partai Gerindra, dan memiliki pengalaman di dunia politik serta korporasi.
  • Selain Glenny, RUPSLB GIAA juga menetapkan Thomas Sugiato Oentoro sebagai Wakil Dirut serta mengangkat dua direksi asing.

Jakarta — PT Garuda Indonesia (GIAA) Tbk resmi menunjuk purnawirawan TNI Glenny Kairupan sebagai Direktur Utama yang baru. Keputusan tersebut berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) GIAA pada Rabu, 15 Oktober 2025 di Tangerang, Banten.

Pria kelahiran Manado 11 Februari 1949 itu bukan orang baru di Garuda Indonesia. Ia pernah menduduki posisi Komisaris Garuda Indonesia pada 15 Agustus 2024.

Dekat dengan Presiden Prabowo Subianto

Glenny bukan nama asing di lingkaran Presiden Prabowo. Kedekatan keduanya telah terjalin sejak masa menjadi taruna Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dan terus berlanjut hingga ke dunia politik.

Baca juga: RUPSLB Garuda Indonesia Angkat Purnawirawan TNI Glenny Kairupan Jadi Dirut Baru

Setelah pensiun dari militer, Glenny terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Gerindra. Glenny tercatat sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2020–2025, serta pernah menjabat Direktur Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandiaga pada Pilpres 2019.

Sementara di dunia korporasi, Glenny memiliki pengalaman sebagai Komisaris di PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), perusahaan swasta nasional yang bergerak di sektor industri alutsista.

Awal Agustus lalu, Glenny mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan dari Presiden Prabowo. Kenaikan pangkat tersebut diberikan dalam upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat.

Pengurus Baru Garuda Indonesia

Kini, Glenny resmi menahkodai GIAA. Dia didampingi Thomas Sugiato Oentoro yang diangkat menjadi wakil direktur utama perseroan.

RUPSLB GIAA juga sepakat mengangkat dua direksi baru yang merupakan warga negara asing, yakni Balagopal Kunduvara dan Neil Raymond Mills.

Baca juga: Punya Dirut Baru, Begini Gerak Saham Garuda Indonesia (GIAA)

Dengan begitu, susunan Direksi dan Dewan Komisaris GIAA saat ini terdiri dari:

Direksi

  • Direktur Utama: Glenny H. Kairupan
  • Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
  • Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
  • Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
  • Direktur Teknik: Mukhtaris
  • Direktur Human Capital & Corporate Service: Eksitarino Irianto
  • Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
  • Komisaris: Chairal Tanjung
  • Komisaris: Frans Dicky Tamara
  • Komisaris Independen: Mawardi Yahya.

Galih Pratama

Recent Posts

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

9 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

9 hours ago

BSI Gandeng Kadin Dorong UMKM Naik Kelas

Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More

9 hours ago

Bos Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi Himbara

Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More

15 hours ago

Purbaya Yakin IHSG Senin Pekan Depan Dibuka Tanpa Gejolak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More

15 hours ago

OJK–BEI Siap Berunding dengan MSCI Senin (2/2), Transparansi Free Float Jadi Fokus

Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More

15 hours ago