News Update

Regenerasi Jadi Alasan Glen Mundur dari Bukopin

Jakarta–Beberapa waktu lalu PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) dikejutkan dengan keputusan mundurnya Direktur Utamanya, Glen Glenardi. Keputusan tersebut disampaikan setelah perseroan menerima surat kemundurannya.

Dihubungi secara langsung oleh Infobank, Glen Glenardi mengaku keputusan tersebut merupakan pilihan pribadinya untuk mundur. Selain itu dirinya menyebut, pilihan tersebut juga untuk melaksanakan regenerasi di perseroan.

“Iya, pertimbangannya karena ingin memberi kesempatan pada generasi penerus Bukopin. Saya kan sudah 18 tahun lebih di Bukopin, yakni 6 tahun direktur dan 12 tahun Direktur Utama,” ungkap Glen kepada Infobank, Senin, 8 Januari 2018.

Ketika ditanya ke manakah ia akan melanjutkan karirnya, Glen mengaku masih ingin beristirahat sejenak dari karir perbankannya. “Ke depannya saya belum pikirkan. Masih istirahat dulu,” tambah Glen.

Sebagai informasi, Glen Glenardi memiliki pengalaman selama 29 tahun di dunia perbankan. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Bukopin, dirinya juga pernah menjabat sebagai Direktur Usaha Koperasi, Kecil dan Mikro pada 2000-2005.

Lebih lama lagi, Glen Glenardi juga pernah menjabat sebagai Direktur Usaha Kecil & Koperasi pada 1999. Kemudian pada 1992-1999 dirinya sempat menjadi Kepala Divisi Kredit Koperasi & Usaha Kecil, serta sempat menjabat sebagai pemimpin Cabang Cirebon pada 1989-1992. (*)

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Ditutup Berbalik Merosot ke 7.939, Turun Hampir 1 Persen

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,96% ke level 7.939,76 pada 3 Maret 2026, dengan nilai… Read More

44 mins ago

Industri Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp508,27 Triliun per Januari 2026

Poin Penting Pembiayaan multifinance capai Rp508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% yoy, dengan NPF… Read More

1 hour ago

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,6 Triliun untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatra

Poin Penting OJK merestrukturisasi kredit Rp12,6 triliun untuk 246.000 rekening debitur terdampak banjir dan longsor… Read More

1 hour ago

DBS Indonesia Rekomendasikan Aset Riil hingga Saham Asia untuk Hadapi Tekanan Global 2026

Poin Penting Diversifikasi jadi kunci hadapi tekanan global 2026, dengan mengombinasikan aset riil, emas, kredit… Read More

1 hour ago

Januari 2026, Premi Asuransi Komersial Tembus Rp36,38 Triliun

Poin Penting Premi asuransi komersial Januari 2026 mencapai Rp36,98 triliun, tumbuh 4,78% yoy, ditopang lonjakan… Read More

2 hours ago

OJK Blokir 32.556 Rekening Bank Terkait Judi Online

Poin Penting OJK telah memblokir 32.556 rekening yang terindikasi terkait judi online, meningkat dari sebelumnya… Read More

2 hours ago