Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) menekankan pentingnya pengembangan dan reformasi IT untuk tingkatkan kepuasan nasabah.
“Bank Sumsel Babel melakukan update dan improvement IT dengan menyesuaikan tren layanan perbankan terkini secara berkelanjutan baik dari sisi infrastruktur, sistem, fitur, prosedur, dan security atau keamanan,” ujar Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, kepada Infobanknews, belum lama ini.
Salah satu contohnya adalah dengan adanya pandemi seperti saat ini, dimana kebutuhan nasabah semakin bergeser ke ranah digital akibat adanya pembatasan sosial. Bank Sumsel Babel melihat ini sebagai peluang untuk mengoptimalkan layanan mobile banking-nya dengan melengkapi fitur-fitur yang ada.
“Kami telah memaksimalkan layanan digital seperti mengoptimalkan layanan mobile banking dengan fitur-fitur yang dibutuhkan nasabah, antara lain transfer dana, pembelian pulsa, pembayaran lembaga pendidikan, dan fitur lainnya,” terangnya.
“Bank Sumsel Babel juga telah melengkapi fitur QRIS serta telah memiliki Agen Laku Pandai (BSBLur) yang ditargetkan ada di seluruh desa dengan target “One Village One Agent”, sehingga dengan layanan-layanan tersebut Bank Sumsel Babel dapat berikan layanan kepada masyarakat dimanapun sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya.
Bank Sumsel Babel tercatat berhasil menempati posisi pertama pada beberapa kelompok penilaian di Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) Awards 2022. Beberapa kelompok penilaian tersebut, antara lain Satisfaction Index atau tingkat kepuasan nasabah dan Loyalty Index. (*) Steven Widjaja
Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More
Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More