Jakarta–Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) triwulan pertama (periode Januari- Maret) tahun 2017 mencapai angka Rp165,8 trillun. Nilai investasi meningkat 13,2 persen dari periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp146,5 triliun. Realisasi lnvestasi tersebut menyerap 194 ribu tenaga kerja.
Kepala BKPM Thomas Lembong menyampaikan bahwa capaian realisasi lnvestasi triwulan pertama tersebut memberikan harapan untuk dapat mencapai target realisasi investasi tahun 2017 yang ditetapkan sebesar Rp678,8 triliun.
Baca juga: Investasi Dongkrak Ekonomi Tumbuh Positif di Kuartal II
“Melihat data realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) TW l tahun 2017 ini, menggambarkan bahwa minat investasi di Indonesia tetap tinggi dan kami semakin optimis bahwa target tahun 2017 yang sebesar Rp678,3 triliun akan dapat tercapai,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta, Rabu, 26 April 2017.
Tercatat realisai investasi tetap berada di 5 sektor usaha, yaitu transportasi, industri makanan, pertambangan, listrik dan industri logam. Thomas menambahkan, tugas BKPM selanjutnya adalah mengawal agar proyek investasi yang sudah terealisasi dapat selesai tepat waktu hingga memasuki tahap produksi/operasi komersial. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More
Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More
Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More