“Pengawalan realisasi proyek-proyek penanaman modal terus diintensifkan, melalui fasilitasi dan pemantauan penanaman modal dalam rangka mencari solusi atau permasalahan yang dihadapi investor. Termasuk di antaranya perizinan di pusat dan daerah, dan pengadaan Iahan,” ujar Thomas.
Baca juga: Indonesia Butuh Investasi USD26 Triliun Hingga 2030
BKPM juga akan meningkatkan Standardisasi lntegrasi dan Koordinasi (SIK) dengan Kementerian/Lembaga terkait maupun Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dengan demikian, diharapkan realisasi proyek investasi di seluruh wilayah dapat diselesaikan tepat waktu.
Selama Triwulan satu tahun ini, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp68,8 triliun, naik 36,4 persen dari Rp50,4 triliun pada periode yang sama tahun 2016. Sedangkan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp97,0 triliun, naik 0,94 persen dari Rp96,1 triliun pada periode yang sama tahun 2016. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada penyelenggara pindar atas pelanggaran penetapan bunga.… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More