Perbankan

Ramai Bisnis Paylater di Perbankan, OJK Himbau Hal Ini

Jakarta – Industri perbankan tengah merintis bisnis paylater atau buy now paylater (BNPL), terutama pada bank-bank jumbo. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau agar bank-bank tersebut tetap dapat memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Menurut OJK, Paylater berpotensi mendorong kredit konsumer perbankan. OJK pun mendorong ekspansi perbankan di segmen bisnis BNPL sebagai upaya untuk menyediakan penyaluran kredit konsumtif yang semakin menjangkau masyarakat luas.

“Namun, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, bunga/imbal hasil yang wajar, dan perlindungan konsumen dan investor,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dikutip 13 Desember 2022

Baca juga: Bank Mandiri Resmi Luncurkan Livin’ Paylater

Adapun, kredit konsumsi tumbuh stabil setelah pandemi dibandingkan kredit modal kerja dan kredit investasi. Per Oktober 2023, kredit konsumsi tumbuh 9,28 persen yoy menjadi Rp1.895 triliun.

Dian mengungkapkan, bahwa aktivitas konsumsi merupakan roda penggerak utama dari perekonomian indonesia dan perkembangan aktivitas konsumsi masyarakat Indonesia hampir terisolasi atau tidak terlalu terpengaruh dengan ketidakpastian perekonomian global yang saat ini sedang berlangsung.

“OJK melihat bahwa tren penyaluran kredit konsumsi yang terus tumbuh akan mendorong perbankan untuk meningkatkan penyaluran BNPL yang dibantu dengan pemanfaatan IT sebagai langkah dalam menyalurkan kredit dengan lebih efisien dan lebih inklusif,” ungkapnya.

Baca juga: Kartu Kredit vs Paylater, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Seperti diketahui, sejumlah bank besar seperti Bank Mandiri telah meluncurkan Paylater Livin’ pada hari ini (13/12). Sebelumnya, PT Bank Central Asia (BCA) sudah terlebih dahulu meluncurkan produk Paylater-nya di mobile banking yakni Paylater BCA.

Adapun,  PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN juga akan segera meluncurkan layanan paylater, yang ditargetkan pada awal tahun atau di kuartal I 2024. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kesehatan Dompet Pascalebaran: Perang, Defisit, dan Rupiah yang Terseok-seok

Oleh Pak De Samin, The Samin Institute AKHIR-akhir ini, ketika sedang di Kopi Klotok Menoreh,… Read More

2 hours ago

Jerat Defisit APBN: Menkeu Purbaya, Bunga Utang Menggunung dan Tax Ratio yang Rendah

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More

4 hours ago

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

16 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

17 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

17 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

17 hours ago