Teknologi

Q2 Technologies Rilis GoWap Compliance, Solusi Modern untuk Kepatuhan Pelaporan Transaksi

Jakarta – Q2 Technologies resmi memperkenalkan GoWap Compliance, sebuah solusi perangkat lunak berbasis layanan (SaaS) yang dirancang untuk membantu lembaga keuangan dan perbankan memenuhi kewajiban pelaporan transaksi kepada regulator.

Peluncuran ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kompleksitas pelaporan dan risiko kejahatan keuangan yang makin berkembang di industri keuangan.

GoWap Compliance dibuat khusus untuk menyederhanakan proses pelaporan melalui sistem goAML milik PPATK. Solusi ini memfasilitasi pengolahan dan validasi data secara efisien, mengikuti format dan regulasi yang berlaku.

Dengan antarmuka yang mudah digunakan serta sistem yang adaptif terhadap perubahan kebijakan, lembaga keuangan kini dapat memastikan kepatuhan tanpa harus melakukan investasi tambahan pada infrastruktur mereka.

“Di tengah tekanan regulasi dan meningkatnya kompleksitas kejahatan keuangan, lembaga keuangan membutuhkan solusi yang tidak hanya canggih, tetapi juga praktis dan cepat diimplementasikan. Kami mengembangkan GoWap Compliance untuk menjawab kebutuhan ini secara nyata, menggabungkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi dalam satu platform. Ini adalah cara baru dalam memastikan kepatuhan tanpa membebani tim pelaporan,” ujar Achmad Arif, CEO Q2 Technologies, dikutip Selasa, 24 Juni 2025.

Baca juga: Studi IBM: Adopsi Teknologi AI di RI Terkendala Infrastruktur, Keamanan Data, dan Talenta

Laporan Nasdaq Global Financial Crime 2024 menunjukkan bahwa lembaga keuangan di dunia menghadapi tantangan kejahatan finansial hingga lebih dari USD 3,1 triliun. Meskipun 75 persen lembaga keuangan telah menambah staf kepatuhan sejak tahun 2022, sebanyak 47 persen masih mengaku kekurangan sumber daya.

Hal ini memperlihatkan bahwa pendekatan konvensional tidak lagi cukup efektif. Di Indonesia, tantangan serupa juga terjadi, terutama bagi lembaga keuangan yang masih menggunakan metode manual dalam pelaporan transaksi mencurigakan.

Pemerintah melalui PPATK terus mendorong efektivitas dalam pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT). Salah satu upayanya adalah melalui Financial Integrity Rating (FIR), yang salah satu indikatornya adalah peningkatan kualitas pelaporan.

Dalam konteks ini, GoWap Compliance mengambil peran penting dengan menggantikan proses manual yang rawan kesalahan menjadi sistem otomatis dan standar.

Solusi ini dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan seperti dukungan untuk semua jenis laporan goAML, konfigurasi yang mudah, kontrol akses berbasis peran (role-based access), sistem validasi berlapis (4-eyes review), pembaruan otomatis terhadap versi terbaru laporan, dan kemampuan menjadwalkan laporan secara otomatis.

Baca juga: BCA Beberkan Sederet Manfaat Penggunaan Teknologi AI, Apa Saja?

Dengan seluruh fitur ini, pengguna dapat menikmati keunggulan kompetitif, seperti tidak perlu biaya implementasi dan investasi perangkat keras, waktu siap pakai yang hanya 7 minggu, serta fleksibilitas harga sesuai kebutuhan.

Lembaga keuangan, baik bank maupun non-bank, saat ini berada di bawah tekanan besar karena beragam kanal transaksi digital yang dapat disalahgunakan. GoWap Compliance memberikan jawaban strategis dengan memperkuat sistem pelaporan dan membantu lembaga mempercepat proses audit serta meningkatkan efektivitas mitigasi risiko.

Dengan kehadiran GoWap Compliance, Q2 Technologies menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital dan kepatuhan regulasi di industri keuangan. Sebagai anak perusahaan CTI Group, Q2 Technologies terus berinovasi menghadirkan solusi yang relevan dan dibutuhkan oleh pelaku industri. * Ari Nugroho

Galih Pratama

Recent Posts

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

8 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

15 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

16 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

16 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

17 hours ago

Rosan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More

23 hours ago