Jakarta – Kementerian BUMN menunjuk Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Jamkrindo menggantikan Randi Anto sesuai dengan Surat Keputusan Menteri BUMN yang telah ditetapkan pada hari ini Senin (26/10).
Keputusan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN selaku pemegang saham seri A Dwi Warna Nomor 347/MBU/10/2020 dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI selaku pemegang saham seri B Nomor 048/SK-DIR/CORP/BPUI/X/2020.
Dimana diketahui, sebelumnya Putraman menjabat sebagai Direktur Tresuri & Internasional PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebelum diberhentikan secara hormat dari posisinya itu berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BNI pada Rabu (2/9).
Putrama Wahju Setyawan, yang kelahiran tahun 1969, memeroleh gelar sarjananya dari Jurusan Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Sementara gelar masternya diperoleh dari Jurusan Akuntansi Manajemen Universitas Gadjah Mada.
Sepak terjang Putrama sebagai bankir cukup mumpuni dengan berbagai jabatan yang membawanya diangkat menjadi direktur BNI dalam RUPS tanggal 10 Maret 2016.
Sebelumnya, Putrama dipercaya mengemban berbagai posisi penting di BNI, seperti Pemimpin Divisi Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Korporasi (2011-2014); Pemimpin Divisi BUMN dan Institusi Pemerintah (2014-2015); Pemimpin Divisi Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Komersial dan Usaha Kecil (2015-2016); juga Senior Executive President (SEVP) Bisnis Menengah (2016).
Dengan demikian, berikut susunan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris Jamkrindo:
Direksi
Komisaris
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More
Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More