Kepala Divisi Kebijakan dan Strategi Bisnis Mikro BRI ,Abednego Serang mengungkapkan, pihaknya akan melayani pembiayaan pada masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap. “Pilot Project Pembiayaan Mikro Perumahan untuk di Bank BRI sendiri diarahkan untuk dapat melayani komunitas masyarakat berpenghasilan tidak tetap, seperti petani, nelayan pedagan, dan lainnya,” ungkapnya.
Sementara Pilot Project Pembiayaan Mikro Perumahan melalui Bank BKE diarahkan untuk dapat melayani komunitas PNS daerah, khususnya PNS golongan I dan II melalui kerja sama dengan Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI).
Baca juga: Menkeu, Pentingnya Strategi Pembangunan Perumahan
“Ke depan kami berharap pihak perbankan lain ikut berpartisipasi dalam project ini, dan juga tentu kita akan memperluas jangkauan daerah penerima pembiayaan ini,” sambung Lana.
Sebagai informasi, ke 16 provinsi yang menjadi target Kementerian PUPR ialah Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Banten, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More