Ketua DPP PDIP Puan Maharani/M Ibrahim
Jakarta – Ketua DPP PDIP Puan Maharani menanggapi isu meregangnya hubungan partai PDIP dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Diketahui, isu renggangnya hubungan PDIP dan Jokowi menguat setelah putra sulung orang nomor satu di Indonesia itu, Gibran Rakabuming Raka (36) “dipinang” oleh calon presiden Prabowo Subianto sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).
“Enggak ada pecah kongsi, sama sekali. Semuanya baik-baik saja,” kata Puan di Kantor PDIP Perjuangan jelang pengumuman cawapres Ganjar Pranowo, di DPP PDIP, Rabu (18/10).
Baca juga: Sah! Mahfud MD Dampingi Ganjar Pranowo jadi Cawapres
Ia menekankan, partainya menghormati apa yang sudah disampaikan oleh Jokowi terkait masalah capres dan cawapres.
Di mana, Jokowi menegaskan tidak mencampuri urusan partai.
“Kita saling menghormati, menghargai, seperti apa yang Pak Jokowi sampaikan urusan capres dan cawapres itu adalah urusan partai politik,” jelasnya.
Baca juga: Wacana Gibran Maju jadi Cawapres Prabowo, Jokowi: Saya Tak Campuri Penentuan Capres-Cawapres
Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menambah frasa baru dalam Pasal 169 huruf q di UU 17 Tahun 2017 tentang Pemilu. Putusan MK tersebut berlaku untuk Pemilu 2024.
Tentu saja putusan tersebut membuat Gibran Rakabuming Raka (36), anak sulung Presiden Jokowi leluasa maju sebaga cawapres. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More