“Seluruh dana investasi kami di Pridential Indonesia memberikan hasil positif. Selain itu, tahun lalu kami meluncurkan dua dana investasi baru, yaitu Rupiah Value Discovery Fund dan Sharia Asia Pacific Fund,” jelasnya.
Baca juga: Prudential Indonesia Bayar Klaim Rp9,9 Triliun
Dana kelola investasi Prudential Indonesia pun meningkat 20,5 persen dari Rp45,1 triliun pada 2015 menjadi Rp54,5 triliun pada 2016. Prudential pun membukukan pendapatan investasi sebesar Rp5,2 triliun pada tahun 2016.
Jens juga menjelaskan pihaknya telah merekrut 62 ribu tenaga pemasar baru pada 2016. Total tenaga pemasarnya pada tahun lalu sebanyak lebih dari 261 ribu orang atau 54 persen dari total tenaga pemasar di industri. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More
Poin Penting Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menyepakati tarif resiprokal 19… Read More
Poin Penting PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) proyeksikan penjualan mobil bekas naik jelang mudik… Read More