Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menerapkan sistem full elektronik atau digital untuk melayani nasabah selama masa pandemi Covid-19. Hal ini tak lain adalah untuk mengurangi kontak fisik semaksimal mungkin agar kesehatan dan kenyamanan bersama dapat tetap terjaga selama masa pandemi.
“Yang penting di sini, ini juga diakselerasi oleh pandemi, yang penting bukan hanya cepat dan nyaman, tapi juga aman. Aman kesehatannya. Nah, di sini kami juga merupakan yang pertama mendapatkan approval untuk melakukan pelayanan tatap muka secara virtual, bukan secara fisik,” ujar Luskito Hambali selaku Chief Marketing and Communication Officer PT Prudential Life Assurance, saat menjadi pembicara di webinar Infobank berjudul “Winning The Competition in Digital Economic Era”, di Jakarta, Kamis, 3 Juni 2021.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa para agen asuransi Prudential sudah dilengkapi dengan aplikasi digital, sehingga dapat mengayomi para nasabah atau konsumen yang tidak ingin bertatap muka secara fisik. Bahkan, approval terhadap dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam persyaratan asuransi dapat dilakukan dengan sistem one time password (OTP).
“Kita ada 270.000 tenaga pemasar asuransi, ini lebih dari setengah jumlah total tenaga pemasar asuransi jiwa di Indonesia. Dan mereka semua sudah dilengkapi aplikasi yang membuat mereka dapat mengkontak, melakukan sales terhadap nasabahnya secara virtual. Dan bahkan bagi nasabah yang tetap tidak mau bertatap muka dapat mengurus dokumen-dokumen dengan menggunakan metode OTP,” ucapnya.
Maka dari itu, pihaknya telah menyiapkan fitur-fitur untuk melakukan tatap muka secara virtual tersebut sejak Mei 2020. (*) Steven William
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More