Categories: Analisis

Prudential Optimistis Mampu Kelola Enterprise Risk Management

Manajemen risiko semakin menjadi salah satu bagian tata kelola perusahaan yang diperhatikan oleh OJK. Indra Haryono.

Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) optimistis mampu untuk mengelola enterprise risk management (manajemen risiko perusahaan) melalui beberapa langkah. Direksi perusahaan mengatakan, setidaknya ada tiga langkah yang dilakukan untuk mengelola risiko tersebut.

Presiden Direktur Prudential Indonesia, Rinaldi Mudahar mengatakan, ketiga langkah tersebut adalah dengan mengelola front line defend, management defend, dan risk management defend. Menurutnya, di dalam setiap langkah tersebut dilakukan setiap divisi yang mengandung risiko.

Menurut survey yang sudah dilakukan perusahaan yang bekerja sama dengan Milliman, risiko terbesar perusahaan yang dialami perusahaan asuransi adalah  risiko operasi, risiko strategi, risiko aset liability, dan risiko tata kelola perusahaan.

“Di setiap risiko yang sudah dipetakan tadi, kami selalu melakukan tiga langkah seperti yang sudah kami terapkan. Selain itu, kami juga melakukan langkah-langkah antisipasi lainnya agar bisnis bisa berjalan terus,” jelasnya ketika ditemui infobank.

Rinaldi mengatakan, perusahaan asuransi adalah perusahaan yang mengelola risiko, baik risiko dari dalam maupun dari luar. Untuk itu, pengelolaan manajemen risiko menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan perusahaan dan seluruh pelaku industri.

Apriyani

Recent Posts

Asing Net Buy Rp1,09 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Diborong

Poin Penting Investor asing kembali agresif masuk pasar saham dengan net foreign buy Rp1,09 triliun… Read More

34 mins ago

Danantara Targetkan Reformasi Besar Bank Himbara pada 2026

Poin Penting Danantara akan mereformasi bank Himbara pada 2026 untuk memperkuat likuiditas, kredit, dan kinerja… Read More

43 mins ago

OJK Ungkap Alasan Banyak Cabut Izin Usaha BPR dan BPRS

Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Hijau di 9.046, Sempat Cetak ATH Baru

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More

2 hours ago

Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More

2 hours ago

OJK Ungkap Perkembangan Spin Off UUS Perusahaan Multifinance

Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More

2 hours ago