News Update

Prudential Indonesia Gandeng Standard Rilis PRUIncome Plus, Simak Manfaatnya

Jakarta – Prudential Indonesia merilis produk asuransi jiwa PRUIncome Plus. Produk bancassurance ini dipasarkan oleh Standard Chartered Indonesia.

Produk ini digagas untuk membantu nasabah mengoptimalkan perencanaan keuangan. PRUIncome Plus memberikan manfaat tunai tahunan, manfaat tunai tambahan, manfaat akhir pertanggungan, dan proteksi jiwa atas risiko meninggal atau terdiagnosis penyakit terminal.

Produk asuransi jiwa tradisional ini ditawarkan dengan premi mulai Rp24 juta sampai dengan Rp400 juta per tahun. Dengan periode pembayaran premi delapan tahun, masa pertanggungannya selama 15 tahun.

Menurut Tony Benitez, President Director Prudential Indonesia, PRUIncome Plus melengkapi rangkaian produk bancassurance Prudential Indonesia. Selain perlindungan jiwa, produk ini memberikan banyak manfaat.

Baca juga: Dorong Karyawan Peduli Kesehatan, Prudential Indonesia Gelar Rangkaian Program Ini

“Sehingga dapat memberikan ketenangan pikiran bagi Nasabah Standard Chartered Indonesiadalam mengoptimalkan perencanaan keuangan,” ujar Tony.

Adapun manfaat tunai tahunan yang dijamin selama polis masih aktif, yakni 12 persen dari premi tahunan, sejak tahun Polis ke-1 sampai tahun Polis ke- 15, serta manfaat tunai tambahan sebesar 10 persen dari premi tahunan di tahun polis pertama.

Sementara, Donny Donosepoetro OBE, CEO Standard Chartered Indonesia, menambahkan, produk ini sejalan dengan komitmen Standard Chartered dalam menyediakan solusi wealth management inovatif. Produk ini menjadi produk asuransi dengan Guaranteed Issuance Offering (GIO) pertama yang ada di Standard Chartered, keunggulan akses yang mudah dan tanpa pemeriksaan kesehatan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi nasabah.

“Kehadiran produk ini juga memperkuat kemitraan strategis kami dengan Prudential Indonesia dalam menghadirkan solusi perencanaan dan pengelolaan keuangan yang terintegrasi,” tambah Donny.

Baca juga: IHSG Terkoreksi, Hasil Investasi Asuransi Turun Jadi Rp14,80 Triliun di Februari 2025

Semenetara Astono Hermawan, Head of Business Strategy, Analytic, and Development Prudential Indonesi memaparkan, segmen yang menjadi incaran produk ini antara lain adalah nasabah Standard Chartered usia 30-60 tahun yang menginginkan diversifikasi portofolio untuk produk perlindungan dengan unsur tabungan.

“Kemudian nasabah yang mencari produk simple tanpa pemeriksaan kesehatan. Terakhir, untjk mereka yang mencari jaminan uang (premi) kembali. Kami cukup percaya diri produk ini bisa sesuai dengan kebutuhan nadabah,” paparnya di Jakarta, Selasa, 29 April 2025. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago