CSR

Program Qurban Sehat, Kimia Farma Bagikan 3.500 Kaleng Rendang

Jakarta – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui program Qurban Sehat menyediakan 29 ekor sapi untuk dikurbankan. Sebanyak 14 ekor sapi didistribusikan ke pelosok wilayah Padang dengan mengatas namakan 98 shohibul qurban dari kategori masyarakat.

Sedangkan 15 ekor sapi lainnya didistribusikan ke wilayah operasional Kimia Farma Grup dengan mengatas namakan 105 shohibul qurban kategori karyawan Kimia Farma Grup setingkat pelaksana maupun outsourcing yang belum mampu berqurban di tahun ini. Total terdapat 203 shohibul qurban yang telah dibantu berqurban oleh Kimia Farma.

Penyembelihan hewan qurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Pesanggaran Bali. Hewan qurban yang akan disembelih telah memiliki sertifikat lulus tes kesehatan dari Dinas Kesehatan. Pemotong hewan dan RPH juga telah tersertifikasi. Prosesi penyembelihan hewan qurban disaksikan oleh seluruh shohibul qurban Kimia Farma secara virtual. Dalam pelaksanaannya, penyembelihan memperhatikan hygiene serta sanitasi serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Berbeda dengan tahun lalu, kali ini Kimia Farma membagikan hasil qurban dalam bentuk Rendang Siap Saji dalam kemasan kaleng. Akan ada 3500 kaleng rendang siap saji yang dibagikan ke wilayah operasional Kimia Farma Grup yang meliputi Jakarta, Cikarang, Bandung, Subang, Semarang, Jombang, Bali.

“Jujur saya merasa bahagia dan bersyukur dengan adanya bantuan Qurban Sehat Kimia Farma 2022, semoga program ini akan selalu ada di tiap tahunnya,” jelas Ariska Dwi, shohibul qurban dari kategori karyawan Kimia Farma Apotek Nusa Dua Bali.

Qurban Sehat Kimia Farma 2022 merupakan salah satu komitmen perusahaan kepada stakeholder, dalam hal ini masyarakat sekitar entitas perusahaan. Tentunya program ini juga sejalan dengan tujuan SDG poin 2 terkait upaya mencapai ketahanan pangan dan gizi dengan menekan prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan di masyarakat. Pembelian hewan qurban dilakukan ke para peternak lokal dengan tujuan mensejahterakan dan menciptakan pemerataan ekonomi, yang mana hal ini juga sejalan dengan SDG poin 8.

“Harapannya semoga Qurban Sehat Kimia Farma dapat memberi keberkahan tak hanya untuk para shohibul qurban, namun untuk masyarakat,” tambah M. Rony Hidayat, General Manager Umum dan IT Kimia Farma. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

2 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

3 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

4 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

4 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

5 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

5 hours ago