Program Qurban Sehat, Kimia Farma Bagikan 3.500 Kaleng Rendang 

Program Qurban Sehat, Kimia Farma Bagikan 3.500 Kaleng Rendang 

Kimia Farma Butuh Pendanaan Hingga Rp400 Miliar
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui program Qurban Sehat menyediakan 29 ekor sapi untuk dikurbankan. Sebanyak 14 ekor sapi didistribusikan ke pelosok wilayah Padang dengan mengatas namakan 98 shohibul qurban dari kategori masyarakat.

Sedangkan 15 ekor sapi lainnya didistribusikan ke wilayah operasional Kimia Farma Grup dengan mengatas namakan 105 shohibul qurban kategori karyawan Kimia Farma Grup setingkat pelaksana maupun outsourcing yang belum mampu berqurban di tahun ini. Total terdapat 203 shohibul qurban yang telah dibantu berqurban oleh Kimia Farma.

Penyembelihan hewan qurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Pesanggaran Bali. Hewan qurban yang akan disembelih telah memiliki sertifikat lulus tes kesehatan dari Dinas Kesehatan. Pemotong hewan dan RPH juga telah tersertifikasi. Prosesi penyembelihan hewan qurban disaksikan oleh seluruh shohibul qurban Kimia Farma secara virtual. Dalam pelaksanaannya, penyembelihan memperhatikan hygiene serta sanitasi serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Berbeda dengan tahun lalu, kali ini Kimia Farma membagikan hasil qurban dalam bentuk Rendang Siap Saji dalam kemasan kaleng. Akan ada 3500 kaleng rendang siap saji yang dibagikan ke wilayah operasional Kimia Farma Grup yang meliputi Jakarta, Cikarang, Bandung, Subang, Semarang, Jombang, Bali.

“Jujur saya merasa bahagia dan bersyukur dengan adanya bantuan Qurban Sehat Kimia Farma 2022, semoga program ini akan selalu ada di tiap tahunnya,” jelas Ariska Dwi, shohibul qurban dari kategori karyawan Kimia Farma Apotek Nusa Dua Bali.

Qurban Sehat Kimia Farma 2022 merupakan salah satu komitmen perusahaan kepada stakeholder, dalam hal ini masyarakat sekitar entitas perusahaan. Tentunya program ini juga sejalan dengan tujuan SDG poin 2 terkait upaya mencapai ketahanan pangan dan gizi dengan menekan prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan di masyarakat. Pembelian hewan qurban dilakukan ke para peternak lokal dengan tujuan mensejahterakan dan menciptakan pemerataan ekonomi, yang mana hal ini juga sejalan dengan SDG poin 8.

“Harapannya semoga Qurban Sehat Kimia Farma dapat memberi keberkahan tak hanya untuk para shohibul qurban, namun untuk masyarakat,” tambah M. Rony Hidayat, General Manager Umum dan IT Kimia Farma. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]