Keuangan

Produk GREAT Legacy Assurance Kantongi Pendapatan Premi Rp14 Miliar

Jakarta – PT Great Eastern Life Indonesia secara resmi meluncurkan produk GREAT Legacy Assurance, Selasa, 26 Agustus 2025. Produk ini dirancang untuk melindungi nilai aset sekaligus mendukung perencanaan warisan jangka panjang. Sebelumnya, produk ini telah menjalani soft launching pada Maret 2025.

Direktur Pemasaran Great Eastern Life Indonesia, Roy Hendrata Gozalie, menyampaikan bahwa sejak soft launching sekitar lima bulan lalu, pendapatan premi produk ini telah mencapai Rp14 miliar, dengan nilai uang pertanggungan sekitar Rp200 miliar.

“Mulai dari soft launch 7 Maret kemarin sampai dengan sekarang, itu total premi yang sudah dikumpulkan ada Rp14 miliar dan total uang pertanggungan ada Rp200 miliar,” kata Roy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.

Baca juga: Great Eastern Life Indonesia dan OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Manfaatnya

Roy menambahkan, produk GREAT Legacy Assurance mendapat animo yang sangat baik, terlihat dari peningkatan bulan ke bulan. Produk ini juga masuk sepuluh besar produk terbaik yang ditawarkan Great Eastern melalui OCBC.

“Kalau ini kan sebenarnya kayak legacy gitu ya dengan memprotek untuk jangka masa depan, biasanya mereka (nasabah) lebih suka yang safety investment tapi animo GLA ini dari bulan ke bulan itu meningkat. Itulah kenapa saya bilang animonya cukup baik,” imbuhnya.

Baca juga: Cara Great Eastern General Insurance Indonesia Perluas Bisnis Sektor Ritel

Adapun produk tersebut hadir sebagai jawaban terhadap risiko inflasi dan ketidakpastian ekonomi yang dapat menggerus nilai warisan. Beberapa fitur unggulan antara lain:

  • Uang Pertanggungan meningkat hingga 204 persen mulai tahun polis ke-6
  • Manfaat Penyakit Terminal hingga 50 persen dari manfaat meninggal dunia (maks. Rp3 miliar) dibayarkan lebih awal untuk mendukung keluarga saat masa kritis
  • Manfaat Akhir Asuransi, memastikan warisan tetap utuh jika nasabah hidup hingga akhir masa perlindungan
  • Pilihan masa bayar premi yang fleksibel, yaitu single, 3 tahun, atau 5 tahun, dengan masa perlindungan hingga usia 100 tahun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

8 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

15 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

16 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

16 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

17 hours ago

Rosan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More

23 hours ago