News Update

Prinsip Tata Kelola Tingkatkan Kinerja Perusahaan

Jakarta–Tata kelola perusahaan dinilai menjadi sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan daya saing. Untuk itu Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) bekerja sama dengan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) menyelenggarakan The 8 IICD Board Forum berfokus pada Evaluasi Dewan dengan “Board Performance Evaluation based on G20/OECD Principles” sebagai temanya.

Prinsip Tata Kelola Perusahaan OECD yang dibahas pada forum ini tercatat telah banyak digunakan secara luas sebagai tolak ukur internasional untuk tata kelola perusahaan sejak di awal perumusannya. Prinsip-prinsip ini disahkan oleh para pemimpin KTT G20 pada tahun 2015, dan sekarang berfungsi sebagai satu standar global corporate governance yang juga diadopsi oleh Dewan Bank Dunia dan Financial Stability Board sebagai standar utama mereka.

“Sesuai dengan OECD, evaluasi dewan sangat penting bagi tata kelola perusahaan karena dewan komisaris bertanggung jawab untuk membimbing strategi perusahaan, tata kelola risiko, memantau kinerja manajemen dan memberikan hasil positif bagi para pemegang saham,” jelas Ketua IICD, Sigit Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa 19 Juli 2017.

Sigit menambahkan, pada sebuah perusahaan, anggota dewan komisaris juga harus secara teratur melakukan evaluasi untuk menilai kinerjanya dan menilai apakah mereka memiliki latar belakang dan kompetensi yang tepat sesuai juga dengan prinsip OECD. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

10 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

12 hours ago