ZAPFinance akan melakukan roadshow ke 7 daerah untuk memberikan literasi keuangan di kalangan guru dan lingkungan sekolah. (Foto: Ari Astriawan)
Jakarta – Perusahaan konsultan perencanaan keuangan, ZAPFinance banyak menemui kasus guru terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal. Kondisi ini tentu memprihatinkan, apalagi mengingat pentingnya peran profesi guru. Untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan guru dan lingkungan sekolah, ZAPFinance akan melakukan roadshow ke 7 daerah selama November-Desember 2023.
CEO & Principal Consultant ZAPFinance Prita Hapsari Ghozie mengatakan, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa 42% masyarakat yang terjerat pinjol ilegal adalah guru. Kasus guru terjerat pinjol ilegal ini juga banyak ditemui ZAPFinance ketika membuka layanan money clinic, sebuah layanan gratis di mana masyarkat bisa berkonsultasi masalah keuangan melalui media sosialnya ZAPFinance.
Baca juga: Suntik Modal Usaha, Hesti Purwadinata Lebih Pilih Pinjol Dibanding Bank
“Kami kaget, kok guru yang paling banyak kena. Berarti ada something yang harus kita bedah. Dan yang kami pahami akar masalahnya adalah literasi. Maka tahun ini kami fokus membantu guru. Karena datanya menunjukkan bahwa mereka yang paling perlu dibantu,” tutur Prita dalam media gathering 14th Anniversary ZAPFinance di Jakarta, Kamis, 23 November 2023.
ZAPFinance juga mengeluarkan kampanye ZAPFinance Peduli Guru. Untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan guru dan lingkungan pendidikan, ZAPFinance segera merilis buku saku, yang berjudul Perencanaan Keuangan Dasar Seri Guru dan Lingkungan Sekolah. Buku saku ini akan dirilis dalam bentuk E-Book agar lebih mudah didistribusikan.
Selain itu, mulai 24 November sampai 20 Desember 2023, ZAPFinance akan melakukan roadshow ke 7 daerah untuk mengedukasi kalangan guru. Prita merinci, pada 24 November 2023 edukasi akan dilakukan di Depok, Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, ZAPFinance bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Depok. Akan ada lebih dari 100 guru di Depok yang diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Lalu tanggal 1 Desember 2023 akan digelar di Sekolah Islam Al Huda, Bekasi.
Baca juga: Catat! Penagihan Utang Pinjol Harus Manusiawi
Kegiatan selanjutnya akan dilakukan di Jogjakarta, tepatnya SMPN 3 Sleman pada 5 Desember 2023 Lalu, pada 7 Desember 2023 di Semarang, Jawa Tengah, yakni di SMAN 7 Semarang. Minggu berikutnya kegiatan akan digelar di Jakarta. Namun dikemas dalam bentuk webinar nasional, sehingga bisa mengundang lebih dari 500 orang guru. Pekan terakhir, tepatnya 20 Desember 2023, roadshow akan ditutup dengan edukasi di Yayasan Mutiara Bangsa, Balaraja, Tangerang.
“Pemilihan daerah adalah berdasarkan jumlah pengguna pinjol terbanyak. Jawa Barat ternyata paling banyak menggunakan pinjol. Akhirnya di Jawa Barat kami jalan ke 3 titik untuk edukasi,” ujar Prita.
Rangkaian kegiatan ini ZAPFinance dedikasikan untuk para guru atas perannya dalam membangun generasi masa depan. Harapannya para guru bisa memiliki perencanaan keuangan yang bijak, sehingga tidak tergiur ataupun terjerat pinjol ilegal. (*) Ari Astriawan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More