Nasional

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Bos Forbes di Istana, Ini Isi Pembicaraannya

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Steve Forbes, Chairman & Editor-in-Chief Forbes Media, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7).

Pertemuan keduanya membahas sejumlah peluang kerja sama strategis bidang ekonomi, investasi hingga penguatan hubungan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, yang ikut mendampingi Presiden Prabowo membeberkan isi pembicaraan selama dua jam tersebut yang berlangsung hangat dan produktif.

“Membicarakan banyak hal, termasuk bertukar pikiran mengenai Indonesia, mengenai Amerika dan bagaimana juga hubungan antara kedua negara ini bisa lebih ditingkatkan,” ujar Rosan dikutip Kamis (24/7).

Baca juga : Prabowo Klaim Target Investasi Tercapai Lebih Cepat, Program MBG Dilirik Dunia

Menurut Rosan, Presiden Prabowo menegaskan visi Indonesia untuk terbuka terhadap kerja sama internasional. 

“Bagaimana Bapak Presiden melihat ke depan Indonesia ini menjadi lebih baik dengan bekerja sama juga dengan banyak negara secara terbuka, termasuk juga dengan Amerika Serikat (AS),” ujarnya.

Sementara itu, Steve Forbes menyampaikan pandangannya tentang potensi besar Indonesia di masa depan. Ia menilai, langkah-langkah reformasi yang dijalankan pemerintah akan membawa Indonesia semakin kompetitif secara global.

Baca juga : Prabowo Kritik ‘Serakahnomics’, Biang Kerugian Negara Rp100 Triliun

“Kami yakin reformasi yang sedang berlangsung akan memungkinkan Indonesia untuk melangkah lebih jauh lagi. Layaknya roket yang perlahan lepas landas, lalu mulai bergerak maju. Kami yakin Indonesia adalah roket yang mencapai kecepatan penuh dalam hal menghilangkan hambatan bisnis, yang memungkinkan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.

Forbes juga menekankan optimisme terhadap hubungan perdagangan Indonesia-AS. 

“Kami yakin perdagangan kami dengan Indonesia akan terus berkembang dan kami menantikan hubungan yang sangat bermanfaat antara AS dan Indonesia. Indonesia adalah negara yang memiliki harapan untuk masa depan, dan itulah yang kami butuhkan saat ini,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

3 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

7 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

7 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

7 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

7 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago