Poin Penting
- Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas legislatif dan yudikatif
- Pemerintah melakukan perbaikan dan percepatan proses pembangunan IKN untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana
- Pembangunan IKN diiringi penguatan sektor pendidikan nasional, mulai dari sekolah rakyat bagi desil 1 dan 2 hingga sekolah unggulan.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah laporan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Otorita IKN dalam kunjungan kerjanya di IKN pada Selasa (13/1). Salah satunya, terkait perbaikan dan percepatan proses pembangunan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejak awal Presiden memberikan perhatian agar pembangunan fasilitas negara tersebut dapat dipercepat.
“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ujar Pras, dalam keterangannya, Rabu, 14 Januari 2026.
Baca juga: DPR Sebut Wapres Gibran Pindah 2026, ASN ke IKN Bakal Dipercepat
Ia menegaskan bahwa percepatan tersebut ditujukan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud.
“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” jelasnya.
Dari IKN, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur untuk meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang. Pemerintah, kata Mensesneg, secara paralel terus membangun berbagai fasilitas pendidikan mulai dari sekolah rakyat untuk masyarakat desil 1 dan desil 2 hingga sekolah unggulan.
Baca juga: Waskita Karya Kembali Garap Proyek IKN, Nilai Kontrak Rp1,9 Triliun
“Sekali lagi ini memang kita bekerja keras untuk meningkatkan fasilitas-fasilitas pendidikan kita. Sekolah rakyat untuk desil 1, desil 2 kita adakan, kita bangun. Kemudian yang sekolah unggulan juga kita bangun karena kita benar-benar ingin mempersiapkan sumber daya manusia kita, yang kita harapkan akan mengawaki kebangkitan Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pembangunan IKN. Kehadiran Presiden Prabowo di IKN menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan kawasan tersebut berjalan sesuai rencana dan berkelanjutan.
Selain itu, kunjungan mantan Menteri Pertahanan ke IKN ini semakin memperkuat arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pusat pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan keberlanjutan pembangunan IKN sebagai simbol transformasi Indonesia ke depan. (*)
Editor: Galih Pratama










