Presiden Prabowo Dikabarkan Akan Merombak Direksi Himbara

Presiden Prabowo Dikabarkan Akan Merombak Direksi Himbara

Poin Penting

  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan perombakan total direksi bank Himbara, dengan pimpinan baru yang tidak berasal dari internal bank pelat merah.
  • Evaluasi dilakukan karena penyaluran kredit Himbara dinilai lebih berpihak ke pengusaha besar, dan belum berdampak signifikan bagi UMKM serta kesejahteraan rakyat.
  • Bank BUMN akan diarahkan kembali ke mandat awal, fokus pada pembiayaan rakyat, UMKM, sektor produktif, serta penerapan tata kelola baru melalui talent scouting profesional.

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan tengah menyiapkan perombakan menyeluruh jajaran direksi dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Nantinya, yang akan memimpin bank-bank pelat merah tersebut bukan berasal dari internal perusahaan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan pidato dalam acara Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

“Presiden memerintahkan pergantian direksi bank Himbara,” ujar Sjafrie dikutip Sabtu, 31 Januari 2026.

Ia menjelaskan, langkah perombakan tersebut dilatarbelakangi oleh evaluasi terhadap pola penyaluran kredit bank Himbara yang selama ini dinilai lebih berpihak kepada pengusaha besar dibandingkan pelaku usaha kecil dan masyarakat luas.

Baca juga: Pesan Khusus Prabowo ke Investor Pasar Modal usai IHSG Babak Belur

“Himbara itu lebih mementingkan pengusaha besar daripada pengusaha kecil,” jelasnya.

Ia mempertanyakan efektivitas penyaluran kredit besar kepada para taipan yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat. 

Sjafrie menekankan bahwa di tengah tantangan ekonomi global, bank BUMN seharusnya menjadi instrumen negara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Baca juga: Prabowo Gas Percepatan Rumah Subsidi, 141 Ribu Unit Siap Dibangun

“Bank Himbara sudah menyalurkan kepada pengusaha. Ke mana uang-uang itu. Kita wajib membela negara kita yang sedang dalam ancaman ekonomi ini,” ucap Wamenhan periode 2010-2014.

Ia menyampaikan, ke depannya Presiden Prabowo menginginkan fungsi bank BUMN diarahkan kembali pada mandat awal, yaitu memperluas akses pembiayaan bagi rakyat, termasuk UMKM dan sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja

“Menertibkan BUMN, tata kelola baru, kita melakukan talent scouting, kita tak mengambil lagi mereka yang lama bercokol di BUMN, kita mengambil mereka yang punya kemampuan, praktisi, dan cinta Tanah Air,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62