News Update

Premi Capital Life Tembus Rp2,4 Triliun Hingga Juni 2017

Jakarta – PT Capital Life Indonesia mengungkapkan perolehan premi asuransi sampai dengan Juni 2017 telah mencapai Rp2,4 triliun.

President Director Capital Life Indonesia, Antony Japari mengatakan, angka tersebut tumbuh sangat signifikan dibanding perolehan di periode sama tahun lalu, yang hanya mencapai sekitar Rp1 triliunan.

“Kontribusi perolehan masih mayoritas dari bancasurance dengan prosentase 55%,” kata Antony usai penandatanganan kerjasama dengan Futuready dijakarta, Jumat, 21 Juli 2017.

Antony sendiri optimis, dengan pencapaian positif itu, target premi akhir tahun sebesar Rp3 triliun bisa tercapai. Mengingat sampai dengan paruh waktu tahun ini perolehan premi sudah cukup tinggi.

Ditambah dengan kondisi ekonomi yang positif dan dinobatkan beberapa Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru, membuat pihaknya makin optimis.

“Bahkan bisa lebih dari Rp3 triliun,” jelasnya.

Terkait Risk Based Capital (RBC), saat ini posisi RBC berada di atas level 200%. Ia mengungkapkan akan menjaga level rasio tersebut tahun ini agar tidak dibawah 200%. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

11 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago