Nasional

Prabowo dan PM Modi Sepakati Kerja Sama Strategis Lewat 5 MoU, Ini Rinciannya

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi resmi menandatangani beberapa nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan India.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Hyderabad House, New Delhi, pada Sabtu, 25 Januari 2025, usai pertemuan bilateral antara kedua pemimpin negara.

“Dalam diskusi kami di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, kesehatan, energi, kerja sama keamanan, AI (kecerdasan buatan), digital IT, energi, kami sepakat untuk memperkuat kerja sama ini,” kata Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama PM Modi, dinukil pada Senin, 27 Januari 2025.

Baca juga : Presiden Prabowo Terbitkan Efisiensi Anggaran 2025, Puan Maharani Bilang Begini

Pada momen tersebut, lima dokumen kerja sama utama disepakati oleh kedua negara, yaitu:

  1. Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Kesehatan antara Kementerian Kesehatan Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Republik India;
  2. Memorandum Saling Pengertian Antara Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dan Komisi Pharmacopoeia untuk Obat-Obatan India dan Homoeopati Kementerian Ayush Republik India dalam Kerja Sama di Bidang Pemastian Mutu Obat Tradisional;
  3. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, dan Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi Republik India tentang Kerja Sama dalam bidang Pengembangan Digital;
  4. Memorandum saling pengertian antara Badan Keamanan Laut Republik Indonesia dan Penjaga Pantai tentang Kerja Sama Keselamatan dan Keamanan Maritim; dan
  5. Program Pertukaran Budaya Antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan Republik India untuk Periode 2025-2028.

Fokus Kerja Sama Pengembangan Digital

Dalam rangkaian acara tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, bertukar dokumen MoU dengan Menteri Elektronik dan Teknologi Informasi India, Jitn Prasada.

Baca juga : Presiden Prabowo Minta Hemat Anggaran Belanja Rp306,69 Triliun, Kecuali 2 Pos Ini

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi bilateral dalam menghadapi tantangan transformasi digital.

“Kerja sama ini mencerminkan hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan India dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan mendukung transformasi digital, memperluas akses teknologi, dan meningkatkan kapasitas di kedua negara,” beber Meutya.

Meutya menambahkan bahwa kerja sama ini juga akan mencakup pelatihan, program beasiswa, dan konsultasi teknis guna mendukung kebijakan atau proyek tertentu.

Salah satu fokus utama adalah memperluas akses teknologi digital ke wilayah terpencil untuk mengatasi kesenjangan digital.

Dampak Positif bagi Kedua Negara

“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan ekonomi dan sosial. Dengan pengembangan teknologi baru, penguatan infrastruktur digital, serta pertukaran keahlian dan inovasi, kami optimis bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi kedua negara,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

5 mins ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

15 mins ago

Dorong Ekonomi Sirkular, ALVAboard dan Rekosistem Kerja Sama Kelola Sampah Kemasan

Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More

40 mins ago

Bank BJB Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Kupon hingga 6,30 Persen

Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More

1 hour ago

Transaksi QRIS Melesat, Tumbuh 131,47 Persen di Januari 2026

Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More

1 hour ago

Mudik Gratis Jakarta 2026 Dibuka untuk Warga Luar DKI, Ini Cara Daftarnya

Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More

1 hour ago