Jakarta–Ketua Working Group IT Perbanas, Mohammad Guntur mengungkapkan perbankan ke depan punya target kampanye khusus untuk menawarkan sebuah produk ke nasabah. Salah satunya adalah dengan mamanfaatkan potensi sosial media.
Ke depan nantinya lanjut Guntur, guna menekan cost atau biaya yang dikeluarkan perbankan dalam penawaran produk, tidak lagi menggunakan sms atau telephone, tetapi bisa lewat layar ATM, email dll.
“Nantinya itu akan secara otomatis ditawarkan ke nasabah sesuai karakteristik. Jika nasabah berdasarkan data bank dia suka belanja akan ditawarkan diskon-diskon khusus. Sementara kalau ada nasabah lagi banyak uang tidak akan kita tawari kredit juga. Jadi ada penawaran produk sesuai karakteristik nasabah” kata Guntur dalam acara Infobank-Compnet Executive Banking Forum di Jakarta, Kamis 1 Desember 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More