Jakarta–Ketua Working Group IT Perbanas, Mohammad Guntur mengungkapkan perbankan ke depan punya target kampanye khusus untuk menawarkan sebuah produk ke nasabah. Salah satunya adalah dengan mamanfaatkan potensi sosial media.
Ke depan nantinya lanjut Guntur, guna menekan cost atau biaya yang dikeluarkan perbankan dalam penawaran produk, tidak lagi menggunakan sms atau telephone, tetapi bisa lewat layar ATM, email dll.
“Nantinya itu akan secara otomatis ditawarkan ke nasabah sesuai karakteristik. Jika nasabah berdasarkan data bank dia suka belanja akan ditawarkan diskon-diskon khusus. Sementara kalau ada nasabah lagi banyak uang tidak akan kita tawari kredit juga. Jadi ada penawaran produk sesuai karakteristik nasabah” kata Guntur dalam acara Infobank-Compnet Executive Banking Forum di Jakarta, Kamis 1 Desember 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More