Hal serupa juga dikatakan oleh Ekonom Permatabank, Josua Pardede, menurutnya sosok yang paling tepat untuk mengisi jabatan di Dewan Komisioner OJK adalah orang-orang yang punya pengalaman luas di industri keuangan, baik di industri perbankan, industri keuangan nonbank maupun pasar modal. Minimal, lanjutnya, sosok tersebut harus pernah berkecimpung 15 tahun di industri keuangan.
“Paling tidak ia sempat mengalami periode buruk di krisis tahun 1998. Hal ini untuk mengantisipasi langkah apa yang harus diambil OJK jika hal tersebut kembali muncul. Selain itu, OJK juga harus mendorong kemandirian finansial masyarakat,” jelasnya.
Ia sendiri berharap, nantinya posisi Dewan Komisioner akan diisi oleh orang-orang yang andal di bidangnya masing-masing. “Dibandingkan politisi, saya pikir lebih baik kalangan profesional yang benar-benar mengerti industri ini,” tuturnya. (*)
(Baca juga: OJK Siap Terbitkan Aturan Terkait Bank Sistemik)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting BCA menambah jaringan dari 1.242 cabang (2021) menjadi 1.270 cabang (Desember 2025) BCA… Read More