Nasional

Polisi bakal Razia Penukaran Uang di Pinggir Jalan Jelang Lebaran 2026

Poin Penting

  • Polisi akan merazia jasa penukaran uang di tepi jalan di Tangerang untuk mencegah peredaran uang palsu menjelang Lebaran 2026.
  • Bank Indonesia (BI) mengingatkan penukaran uang di jalan memiliki risiko penipuan dan keaslian uang tidak terjamin.
  • BI bersama perbankan menyediakan layanan resmi penukaran uang melalui program SERAMBI 2026 di ribuan titik di seluruh Indonesia.

Jakarta – Aparat kepolisian akan memperketat pengawasan terhadap praktik penukaran uang di tepi jalan menjelang Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran uang palsu yang berpotensi merugikan masyarakat.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, menyatakan akan memantau dan menindak penyedia jasa penukaran uang yang kerap bermunculan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tangerang pada periode Ramadhan hingga Idul Fitri.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pengawasan terhadap layanan penukaran uang tersebut dilakukan karena aktivitasnya meningkat tajam mendekati hari raya.

“Biasanya mendekati hari raya banyak jasa penukaran uang, itu yang kita antisipasi mengenai peredaran uang palsu,” katanya di Tangerang, dikutip Antara, Sabtu,7 Maret 2026 .

Baca juga: PINTAR BI Buka Penukaran Uang Baru Periode 2 Hari Ini, Cek Batas Maksimal

Polisi Petakan Titik Penukaran Uang di Jalanan

Indra menjelaskan, pihaknya kini tengah memetakan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat munculnya jasa penukaran uang tidak resmi di pinggir jalan.

Selain pemetaan, kepolisian juga akan melakukan pemantauan awal secara tertutup melalui tim intelijen untuk mendeteksi potensi peredaran uang palsu dalam praktik penukaran uang tersebut.

“Nanti data itu kita terima berdasarkan perkiraan intelijen sebagai dasar melakukan operasi,” ujarnya.

Baca juga: Tukar Uang Lebaran 2026 di Aplikasi PINTAR BI Dibuka Hari Ini, Simak Caranya!

Polresta Tangerang juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) guna mendukung pengawasan terhadap aktivitas penukaran uang yang berpotensi menjadi modus penipuan maupun peredaran uang palsu.

“Nanti pada harinya, kita akan lakukan razia untuk memastikan uang itu asli bukan palsu,” kata Indra.

BI Ingatkan Risiko Penukaran Uang di Jalan

Di sisi lain, BI mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik penukaran uang melalui mekanisme jual beli di luar layanan resmi. Aktivitas tersebut dinilai memiliki berbagai risiko, mulai dari keaslian uang yang tidak terjamin hingga potensi penipuan.

Baca jugaL Tukar Uang Lebaran 2026 Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Terbarunya

Bank sentral mengimbau masyarakat melakukan penukaran uang hanya melalui layanan resmi yang disediakan Bank Indonesia maupun perbankan agar keaslian dan jumlah uang dapat dipastikan.

“Sehubungan dengan fenomena tersebut, Bank Indonesia terus mengupayakan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk memperluas layanan penukaran uang tunai melalui kas keliling di berbagai lokasi, termasuk di lokasi yang memiliki minat tinggi terhadap layanan tersebut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, dirilis Antara, Jumat.

Page: 1 2

Prima Gumilang

Recent Posts

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin jadi Tersangka Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar

Poin Penting Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan bibit nanas… Read More

2 hours ago

IHSG Jeblok Terus? Katalis Ini bakal jadi Faktor Penentu

Poin Penting IHSG tertekan akibat sentimen geopolitik global dan penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s dan… Read More

2 hours ago

Momentum Ramadan, Bank dan Pengembang Kolaborasi Dongkrak Kredit Properti 2026

Poin Penting Momentum Imlek dan Ramadan mendorong peningkatan minat masyarakat membeli properti Bank Woori Saudara… Read More

2 hours ago

Dana Asing Masuk Rp749,85 Miliar, Saham BUMI hingga MDKA Paling Banyak Diborong

Poin Penting Investor asing mencatat net foreign buy Rp749,85 miliar pada perdagangan 9 Maret 2026,… Read More

2 hours ago

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa soal Kripto, Begini Tanggapan Aplikasi PINTU

Poin Penting Muhammadiyah menetapkan kripto mubah sebagai aset investasi, tetapi haram digunakan sebagai alat pembayaran.… Read More

2 hours ago

IHSG Sepekan Tertekan, BEI Tegaskan Infrastruktur Bursa Tetap Solid

Poin Penting IHSG sepekan turun 6,33 persen dan sempat menyentuh 7.156,68, terendah secara ytd, dipicu… Read More

2 hours ago