News Update

PLN Genjot Layanan Home Charging lewat Promo Diskon hingga Juni 2026, Ini Rinciannya

Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat penambahan sebanyak 20.053 pelanggan Home Charging Services (HCS) pada Semester I-2025. Jumlah ini naik 239 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 8.358 pelanggan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, peningkatan signifikan pelanggan layanan HCS tersebut memperlihatkan antusiasme dari masyarakat dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Hal ini juga menunjukkan respons positif masyarakat terhadap ketersediaan infrastruktur pendukung kendaraan listrik (EV) yang semakin siap melayani para penggunanya.

“Dengan pertumbuhan EV yang masif. PLN berkomitmen untuk siap sedia membantu masyarakat yang ingin melakukan pengisian daya di rumah dengan mudah melalui layanan Home Charging Services,” ujar Darmawan, dikutip Rabu, 23 Juli 2025.

Sebagai informasi, HCS adalah layanan penyediaan dan pemasangan perangkat pengisian daya (home charger) dari PLN, yang memungkinkan pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya baterai mobil mereka di rumah.

Baca juga: Update Tarif Listrik Terbaru PLN Agustus 2025, Ini Rinciannya

Melalui layanan HCS, aktivitas pengisian daya sehari-hari menjadi lebih nyaman. Pemilik EV tidak perlu mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), sehingga memberikan pengalaman yang lebih mudah, praktis, dan efisien.

Darmawan menambahkan, sejak 2021, total lebih dari 51 ribu pelanggan telah menikmati layanan HCS PLN.

Adapun pada semester I-2025, total konsumsi listrik untuk pengisian daya EV mencapai 57.117 megawatt hour (MWh) atau meningkat 179 persen dibandingkan realisasi periode yang sama pada 2024 sebesar 31.880 MWh.

“Tren penggunaan kendaraan listrik yang terus meningkat menjadikan layanan HCS sangat strategis dalam mendukung kebutuhan pengisian daya yang praktis dan efisien di rumah pelanggan. Kami berkomitmen untuk memperluas akses dan kualitas layanan agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan kemudahan beralih ke kendaraan listrik,” ucapnya.

Tarif Diskon Pasang Baru dan Tambah Daya

Darmawan melanjutkan, hingga saat ini PLN telah bekerja sama dengan berbagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dari 22 merek mobil listrik dalam pemasangan HCS.

Selain itu, untuk semakin memudahkan masyarakat menikmati layanan ini, PLN juga memberikan diskon 50 persen biaya penyambungan, baik untuk pasang baru maupun tambah daya, melalui promo Home Charging Services 2.0.

Baca juga: PLN Nyalakan 33 Ribu Sambungan Listrik Gratis untuk Keluarga Kurang Mampu

Sebagai contoh, untuk biaya tambah daya golongan 1 fasa dari daya 1.300 volt ampere (VA) ke 7.700 VA yang sebelumnya Rp6.201.600 kini menjadi Rp3.100.800 setelah diskon.

Sementara itu untuk golongan 3 fasa daya 6.600 VA ke 16.500 VA, biaya yang awalnya Rp9.593.100, kini hanya pelanggan cukup membayar Rp4.796.550.

Adapun untuk pemasangan baru, golongan 1 fasa daya 7.700 VA dari harga normal Rp7.461.300 kini menjadi Rp3.730.650.

Sedangkan untuk golongan 3 fasa daya 13.200 VA, dari Rp12.790.800 kini cukup membayar Rp6.395.400.

Diskon Tambahan untuk Pengisian Malam Hari

Tak hanya diskon biaya penyambungan, PLN juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk pengisian daya kendaraan listrik pada pukul 22.00-05.00.

Seluruh promo ini berlaku mulai 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk dapat memanfaatkan promo diskon 50 persen pasang baru dan tambah daya layanan Home Charging Services ini. Segera mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile dan nikmati seluruh kemudahan layanan kami,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

9 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

16 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

17 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

17 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

18 hours ago

Rosan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More

24 hours ago