Direktur Utama PLN Prasodjo (kanan) ketika mengevakuasi seorang anak yang rumahnya terkena banjir di Perumahan Nasional 1 Kayuringin Jaya, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (4/3).
Jakarta – PT PLN (Persero) terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak banjir di berbagai wilayah di Tanah Air. Selain mengontrol keamanan jaringan kelistrikan, perusahaan listrik pelat merah ini juga turut mengevakuasi korban banjir di Perumahan Nasional 1 Kayuringin Jaya, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa, 4 Maret 2025.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, komitmen perusahaan dalam membantu warga terdampak banjir dan memastikan keselamatan jaringan kelistrikan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama dalam penggunaan peralatan listrik guna menghindari bahaya korsleting.
Baca juga : Update Banjir Jakarta: 59 RT Masih Terendam hingga 3 Meter, Puluhan Warga Mengungsi
“Saat bencana banjir terjadi, kami siaga untuk membantu warga dan melakukan pengamanan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga. Kami juga bersinergi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi dan menyalurkan bantuan kepada wilayah yang terdampak bencana,” ujar Darmawan.
Tidak hanya itu, Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto menambahkan bahwa pihaknya terus menyediakan layanan pengaduan terkait kelistrikan selama 24 jam melalui berbagai saluran, seperti aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor unit PLN terdekat.
“PLN selalu siaga menerima laporan gangguan kelistrikan kapan saja. Prioritas utama kami adalah keselamatan pelanggan,” jelas Adi.
Baca juga : Kemensos Salurkan Berbagai Bantuan ke Korban Banjir di Bogor dan Bekasi
Salah seorang korban banjir bernama Lita Nindiasari (40) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PLN yang telah mengevakuasi keluarganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak yang sudah membantu kami. Kondisinya di rumah tadi bersama keluarga yang di sana. Tadi juga dievakuasi menggunakan perahu bersama keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Sulistianindya (78) menjelaskan bahwa banjir kali ini termasuk yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, dengan ketinggian air mencapai leher orang dewasa. Ia bersyukur atas langkah sigap PLN yang mengevakuasinya setelah terjebak di dalam rumah sejak pagi hari.
“Air mulai naik sejak pagi. Saya langsung dimasukkan ke dalam perahu, bahkan perahunya juga sampai masuk ke dalam rumah,” tuturnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More