Categories: Tips & Trick

Pilih Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa?

Jakarta–Setiap individu dan keluarga memiliki kebutuhan terhadap jaminan keamanan finansial (financial security) terutama pada kondisi-kondisi darurat, seperti ketika sakit atau terjadi kematian. Asuransi dibutuhkan untuk meminimalisasi risiko-risiko tersebut.

Namun, masyarakat seringkali dibuat bingung dengan banyaknya pilihan produk dan penyedia asuransi. Asuransi kesehatan dan asuransi jiwa masih menjadi pilihan yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, mengingat pentingnya manfaat yang ditawarkan dalam kedua asuransi tersebut.

Menanggapi hal ini, Rian Kaslan, EVP and Head of Wealth Management and Business Strategy Commonwealth Bank Indonesia serta penggiat gerakan literasi keuangan perempuan, WISE (Women Investment Series) berpendapat, kebutuhan akan kedua produk asuransi cukup besar dan keduanya menawarkan manfaat perlindungan yang sama pentingnya serta bermanfaat di masa depan. “Jika Anda memiliki dana yang cukup sangat disarankan untuk memiliki perlindungan dari kedua produk ini” tambahnya.

Namun, lanjut dia, jika Anda perlu menentukan prioritas, disarankan untuk mengenali terlebih dahulu cara kerja dan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan agar tidak salah memilih.Berikut adalah perbedaan produk asuransi dan kesehatan untuk membantu Anda memilih prioritas asuransi yang tepat.

Asuransi Kesehatan

Sesuai dengan namanya, asuransi ini lebih banyak memberikan perlindungan terhadap kesehatan. Pihak asuransi akan menjamin penggantian biaya perawatan dan pengobatan apabila Anda harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Asuransi ini juga akan menanggung apabila Anda mengalami kecelakaan. Intinya, produk asuransi ini akan mengurus seluruh biaya di rumah sakit, termasuk biaya operasi.

Rian menjelaskan, sebelum memutuskan untuk mendaftar pada salah satu perusahaan asuransi, sebaiknya bacalah terlebih dahulu penyakit apa saja yang bisa di-cover dan yang tidak oleh pihak asuransi. Biasanya asuransi akan membatasi klaim penggantian biaya untuk beberapa penyakit, seperti stroke, penyakit jantung, dan kanker.

Asuransi Jiwa

Produk asuransi yang satu ini lebih memberikan jaminan perlindungan kepada keluarga ketika Anda meninggal dunia. Jika Anda merupakan tulang punggung keluarga, pasti Anda akan khawatir dengan masa depan anak-anak ketika hal yang tidak diinginkan terjadi. Oleh karena itu, asuransi jiwa memberikan jaminan biaya sekolah dan hidup bagi ahli waris meskipun Anda tidak lagi berada di sisi mereka. Saat ini ada juga produk asuransi jiwa yang menanggung apabila seorang pemegang polis yang tidak dapat kembali bekerja karena cacat.

Selain itu, asuransi jiwa juga bisa memberikan perlindungan ketika Anda telah memasuki usia pensiun. Kini asuransi jiwa pun sudah banyak yang menanggung pemegang polis hingga usia 100 tahun. Jadi, di masa tua pun, Anda tidak perlu resah dengan kebutuhan yang tidak mampu dicukupi lagi.

“Jadi asuransi jiwa bisa menjadi salah satu ‘tabungan’ untuk hal yang tidak pernah kita duga” ujar Rian.(*)

Apriyani

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

20 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

20 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

20 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

21 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 day ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 day ago