Jakarta — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar Mandiri Human Resources Symposium 2017 (MHRS 2017) sebagai ajang yang mempertemukan lebih dari 100 HR Management nasabah korporasi dan mitra kerja perseroan. Event ini digelar untuk membahas tren terbaru dalam manajemen personalia serta penerapan strategi Talent Management secara komprehensif.
Mengangkat tema “Designing Indonesian Future Workforce”, seminar yang pertama kali diselenggarakan ini menghadirkan narasumber terkemuka dan pakar pengelolaan HR di Indonesia dan Asia, seperti mantan Menteri Keuangan Chatib Basri dan Partner Pricewaterhouse Coopers (PwC) wilayah Asia Malcolm Foo.
Senior EVP Human Capital Bank Mandiri, Sanjay Bharwani mengungkapkan, saat ini korporasi di Tanah Air memiliki tantangan baru dalam merumuskan kebijakan perusahaan dan pengelolaan ketenagakerjaan di era disrupsi.
Mereka dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan dinamika baru yang muncul akibat adanya perubahan teknologi, globalisasi, demografi, nilai sosial, dan personal expectation dalam angkatan kerja yang saat ini didominasi oleh generasi millennials.
“Situasi ini perlu segera diantisipasi mengingat sumber daya manusia (Human Resources/HR) menjadi elemen vital bagi sebuah korporasi. Untuk itu, melalui simposium ini, kami ingin mempersiapkan HR management nasabah korporasi dan mitra kerja kami agar dapat menerapkan strategi pengelolaan HR yang bisa mendukung keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang,” ungkap Sanjay, saat membuka Mandiri HR Symposium di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa, 26 September 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More
Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More
Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More