Jakarta–Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Prof Bustanul Arifin menyikapi kondisi pertanian nasional yang dinilainya masih mendapat rapor merah pada 5 persoalan dasar pertanian.
“Kondisi pertanian terlihat masih mengalami banyak persoalan seperti kapasisas produksi, peningkatan produksi yang tidak dibarengi inovasi baru, total factor productivity (TFP), anggaran yang belum membawakan hasil dan permodalan,” jelas Bustanul di kantor INDEF, Jakarta, Senin, 10 Juli 2017.
Kapasitas produksi pertanian dinilainya sudah menurun, baik sumber daya alam, maupun sumber daya manusia. Hal itu tercermin dari biaya upah petani beras yang hanya Rp86.5930 per hari, dan juga adopsi benih padi unggul yang lambat.
Selain itu peningkatan produksi pangan saat ini dinilai Bustanul tidak banyak didorong oleh perubahan teknologi pertanian dan adaptasi inovasi baru. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More
Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More
Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More
Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More
Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More
Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More