“Inovasi-inovasi dalam industri pertanian ini harus berkembang mengukiti perkembangan tani. Saat ini saja butuh sekitar 5 hingga 6 tahun agar terciptanya inovasi baru di bidang pertanian,” jelasya.
Pada total factor productivity (TFP) pertanian Indonesia pun tercatat haya 1 persen, dan lebih didorong perubahan efisiensi teknis (TEC), bukan perubahan teknologi (TC).
Baca juga: Program Kedaulatan Pangan Pemerintah Dinilai Tak Optimal
Selain itu, Bustanul juga mengungkapkan, upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (Upsus Pajale), belum berhasil. Dengan total anggaran kedaulatan pangan hingga Rp103 triliun yang disiapkan pemerintah dirasa masih belum membawa hasil.
Sementara permasalahan terakhir ialah governansi-modal sosial pemangku kepentingan pada pengembangan bioteknologi dinilai masih rendah dan bermasalah. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Prabowo memperingatkan eskalasi konflik global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, berisiko memicu Perang… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More
Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More
Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More