Poin Penting
- Pertamina Patra Niaga menurunkan harga LPG Bright Gas mulai berlaku pada 14 Juli 2026.
- Harga Bright Gas 12 kg turun Rp8.000 menjadi Rp220.000, sedangkan Bright Gas 5,5 kg turun Rp4.000 menjadi Rp103.000 per tabung.
- Penyesuaian harga dilakukan melalui evaluasi berkala dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan mekanisme yang berlaku.
Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga LPG nonsubsidi merek Bright Gas yang berlaku efektif mulai 14 Juli 2026.
Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala perusahaan untuk menghadirkan harga yang lebih kompetitif bagi masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika pasar serta mekanisme yang berlaku.
Langkah tersebut juga ditujukan agar produk Bright Gas semakin kompetitif di pasaran.
“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” ujar Kitty dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (15/7).
Baca juga: Perkuat Stok Energi, Pertamina Impor LPG 45,9 Ribu Ton dari AS
Daftar Harga LPG Bright Gas
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Bright Gas 12 kilogram dari Rp228.000 menjadi Rp220.000 per tabung. Artinya, harga produk tersebut turun Rp8.000 per tabung.
Sementara itu, Bright Gas 5,5 kilogram turun dari Rp107.000 menjadi Rp103.000 per tabung. Dengan penyesuaian tersebut, harga tabung ukuran 5,5 kilogram berkurang Rp4.000 per tabung.
Harga baru tersebut berlaku di tingkat agen Bright Gas di wilayah Pulau Jawa mulai 14 Juli 2026. Adapun harga LPG Bright Gas di wilayah lain dapat berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.
Evaluasi Berkala Jadi Dasar Penyesuaian Harga LPG
Kitty menegaskan penyesuaian harga merupakan bagian dari evaluasi rutin perusahaan. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar.
Melalui kebijakan tersebut, Pertamina berharap produk Bright Gas tetap menjadi pilihan masyarakat yang membutuhkan LPG nonsubsidi dengan harga yang kompetitif.
Selain menurunkan harga, Pertamina memastikan kualitas Bright Gas tetap dipertahankan. Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan produk yang aman dan praktis untuk kebutuhan rumah tangga.
“Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya,” kata Kitty.
Dengan penyesuaian tersebut, Pertamina berharap masyarakat dapat memperoleh LPG Bright Gas dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk yang ditawarkan. (*)
Editor: Galih Pratama


