Jakarta–Seiring dengan pesatnya pertumbuhan Teknologi Informasi (IT), industri perbankan kini dituntut berlomba-lomba meningkatkan layanannya dengan fokus investasi TI.
Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama PT Bank Permata Tbk (PermataBank), Roy Arman Arfandy. Menurutnya, investasi IT di industri perbankan menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan. Hal ini seiring sangat cepatnya perkembangan teknologi di masyarakat.
“Perkembangan teknologi di masyarakat sangat cepat, sehingga pola hidup masyarakat banyak berubah. Dan kita (perbankan) mau tidak mau menyesuaikan,” kata Roy di acara Infobank Banking Forum yang bekerja sama dengan IBM di Jakarta, Kamis, 8 Desember 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Untuk di PermataBank sendiri, lanjut Roy, setiap tahun pihaknya selalu menganggarkan dana untuk investasi di IT. Sayang untuk nilai investasi tersebut, ia enggan menyebutkan berapa besar.
Namun yang pasti investasi IT di Permata tahun ini lanjut Roy banyak dilakukan ke mobile app dan internet banking. Baik itu untuk ritel maupun untuk korporasi.
“Investasi IT di perbankan itu dibutuhkan karena ada tiga hal, pertama karena ada perubahan sistem, kedua untuk peningkat akan kapasitas dan ketiga karena memang ketentuan regulator,” tutupnya. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Digital Banking Diyakini Tingkatkan Efisiensi)
Editor: Paulus Yoga


