News Update

Permasalahan Sektor Properti Bukan Hanya Backlog

Jakarta–Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mengungkapkan permasalahan industri properti masih banyak yang harus diselesaikan, selain soal backlog.

Pengurus Perbanas Bidang Hubungan Masyarakat, Handayani, mengungkapkan beberapa persoalan yang harus diselesaikan di sektor properti saat ini di antaranya adalah akselerasi pemenuhan ketersediaan lahan, penggalakan konsep siap huni, menciptakan hunian berimbang dan bagaimana menciptakan entrepreneurship di bidang perumahan.

Hal-hal tersebut dinilai menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pemerintah dan para pemangku kepentingan (stakeholders) terkait untuk mendorong sektor ini tetap tumbuh baik di masa mendatang.

“Tantangannya yang dihadapi saat ini lahan dan infrastruktur. Tanah diharapkan tidak dikuasai sekelompok pihak itu saja, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Handayani dalam seminar yang diselenggarakan Infobank dan Perbanas dengan bertema “Sinergi Antara Regulator, Perbankan & Pengembang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit & Perlindungan Konsumen di Sektor Property” di Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago