News Update

Perluas Sumber Dana, SMF Tertarik Terbitkan Komodo Bond

Bandung – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mengaku tertarik dan terus mengkaji untuk dalam menerbitkan surat utang global berdenominasi rupiah (Global IDR Bonds).

Seperti diketahui, beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam waktu dekat juga akan menerbitkan Global IDR Bonds yang akan dinamai “Komodo Bonds” oleh pemerintah.

“Komodo Bonds kelihatannya cukup menarik. Kami sedang mengkajinya lebih jauh,” ungkap Direktur Pembiayaan dan Sekuritisasi SMF, Heliantopo pada kegiatan Media Gathering SMF, di Rancabali Bandung, Jumat, 6 Oktober 2017.

Heliantopo mengaku pihaknya tidak menutup diri untuk mengikuti jejak perusahaan BUMN lain menerbitkan Komodo Bond selama dapat menjadi sumber dana jangka panjang untuk mendukung kegiatan bisnis SMF meningkatkan kapasitas penyaluran KPR. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

42 mins ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

2 hours ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

2 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

3 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

4 hours ago