Poin Penting
- Perkuat transformasi digital, Askrindo meluncurkan Fintracs dan Ask-Scoring untuk integrasi proses bisnis serta peningkatan kapabilitas analitik dan pengambilan keputusan berbasis data
- Dorong efisiensi dan manajemen risiko, Fintracs memusatkan transaksi keuangan secara real-time, sementara Ask-Scoring mempercepat dan menstandarkan proses underwriting
- Kinerja tetap solid, hingga 2025 Askrindo telah menjamin KUR Rp1.125,9 triliun bagi 36,3 juta UMKM, dengan premi bruto Rp4,44 triliun dan hasil underwriting Rp1,28 triliun.
Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menandai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 dengan mengusung tema “Grow Within, Perform Beyond”. Sebagai bagian dari agenda tersebut, Askrindo meluncurkan sistem sentralisasi Financial Transaction System (Fintracs) dan Ask-Scoring (Askrindo Underwriting Scoring System).
Kedua platform ini dirancang untuk memperkuat integrasi proses bisnis sekaligus meningkatkan kapabilitas analitik perusahaan.
Menurut Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, peluncuran Fintracs dan Ask-Scoring tersebut merupakan bagian dari penguatan transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan.
“Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proses bisnis, memperkuat manajemen risiko, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” kata Fankar dalam perayaan HUT ke-55 Askrindo di Jakarta, 6 April 2026.
Baca juga: Bos Askrindo Beberkan Progres Konsolidasi Asuransi BUMN
Lebih jauh Direktur Keuangan Askrindo, Leonardo Henry Gavaz menjelaskan, Fintracs merupakan sistem terintegrasi yang dirancang untuk menyederhanakan sekaligus memusatkan proses transaksi keuangan perusahaan.
“Melalui Fintracs, seluruh proses penerimaan dan pengeluaran kas kini terintegrasi dalam satu platform, dilengkapi dengan pencatatan jurnal otomatis dan proses settlement yang lebih sistematis,” jelasnya di kesempatan yang sama.
“Sistem ini juga memungkinkan monitoring transaksi secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi dan kontrol,” tambahnya.
Masih menurut Leonardo, implementasi Fintracs mendorong efisiensi operasional, mengurangi beban kerja manual, serta meningkatkan kecepatan dan akurasi pencatatan keuangan, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.
Adapun Ask-Scoring, kata Leonardo, platform ini bertujuan sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan proses underwriting. Melalui Ask-Scoring, proses underwriting kini dilakukan berbasis rule-based scoring system yang memungkinkan analisis risiko berjalan lebih cepat, objektif, dan terstandarisasi.
“Sistem ini juga terintegrasi dengan core system perusahaan, sehingga menghilangkan duplikasi proses dan meningkatkan efisiensi,” jelasnya.
Dengan dukungan kedua aplikasi tersebut, Askrindo dapat memperkuat kualitas portofolio pertanggungan sekaligus mempercepat penyaluran pembiayaan ke sektor produktif.
Kinerja Solid Askrindo
Selama 55 tahun berdiri sejak 6 April 1971, Askrindo terus menunjukkan kinerja yang solid dan mendukung perekonomian nasional.
Sejak 2007 hingga 2025, Askrindo telah menjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp1.125,9 triliun kepada 36,3 juta debitur UMKM, dengan total penyerapan sebanyak 62,7 juta tenaga kerja.
Baca juga: Askrindo dan HIPMI Hadirkan Akses Perlindungan Asuransi bagi Pengusaha Muda Tarakan
Adapun sepanjang 2025, Askrindo juga telah menjamin KUR senilai Rp114 triliun kepada 2 juta debitur UMKM, yang berdampak pada penyerapan 3,7 juta tenaga kerja di Indonesia.
Fankar menambahkan, bahwa kinerja keuangan ini mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat. Pada 2025 ini pula, perusahaan mencatatkan Hasil Underwriting Netto sebesar Rp1,28 triliun (unaudited).
Sejalan dengan itu, premi bruto tercatat sebesar Rp4,44 triliun (unaudited). Capaian ini mencerminkan langkah positif dalam memperkuat portofolio bisnis perusahaan.
“Kami melihat bahwa strategi penguatan portofolio dan manajemen risiko berjalan efektif. Ke depan, kami akan terus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kontribusi terhadap pembiayaan produktif, khususnya bagi UMKM,” jelas Fankar. (*)










