News Update

Perkuat Permodalan, Bank QNB Lakukan Rights Issue

Jakarta–PT Bank QNB Indonesia Tbk berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan jumlah saham yang dikeluarkan sebanyak-banyaknya 8.235.757.284 saham dengan nilai Rp250 per saham.

“Dengan rights issue tersebut, sehingga modal disetor bank meningkat dari Rp2,2 triliun menjadi Rp4,25 triliun,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank QNB Indonesia, Azhar Abdul Wahab dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, 28 Februari 2017.

Penambahan modal tersebut, kata dia, bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan bank dan dana yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan aset produktif perseroan dalam bentuk penyaluran kredit. Menurutnya, tambahan modal ini, akan mendukung pertumbuhan usaha Bank QNB di 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

MK Putuskan Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara, Ini Respons KPK

Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More

46 mins ago

OJK Blokir 33.252 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat EDD

Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More

52 mins ago

OJK: 53 Penawaran Umum dalam Pipeline, 15 di Antaranya Siap IPO

Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More

1 hour ago

Marak Joki Coretax di Medsos, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya

Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More

3 hours ago

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

4 hours ago

IHSG Dibuka Rebound, Balik Lagi ke Level 7.000

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More

4 hours ago