Pada Oktober 2016, nilai ekspor barang Provinsi Bali mencapai USD40,5 juta, naik 1,18% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya (USD40 juta).
Potensi ekspor tersebut didukung oleh rencana pemerintah daerah Provinsi Bali untuk meningkatkan utilitas Pelabuhan Benoa sebagai pelabuhan utama ekspor Provinsi Bali. Oleh sebab itu, guna membantu pelaku ekspor menurunkan biaya distribusi dan logistik barang berorientasi ekspor.
Hadirnya Kantor Pemasaran di Bali sebagai representasi Indonesia Eximbank di wilayah Indonesia bagian tengah, secara geografis diharapkan mempermudah para pelaku usaha di industri UMKM berorientasi ekspor di Provinsi Bali dan sekitarnya, seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur untuk menjangkau akses pembiayaan, penjaminan dan asuransi. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Indonesia Eximbank Gandeng Lembaga Ekspor 5 Negara)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More