Pada tahun 2015 dan triwulan III-2016, pertumbuhan ekonomi Bali tercatat 6,04% dan 6,17% di atas pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu 4,79% dan 5,02%.
Ekonomi Bali (2015) ditopang oleh tiga sektor ekonomi utama, di antaranya Perdagangan, Restoran dan Hotel (28,4%); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (14,5%); dan Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi (14,0%).
Pada tahun 2015, tercatat hampir 500 perusahaan/pelaku ekspor yang berkontribusi terhadap total ekspor Provinsi Bali tahun 2015 yaitu USD498,7 juta.
(Baca juga: Indonesia Eximbank Patok Pembiayaan Rp100 Triliun di 2017)
Adapun lima komoditas utama terbesar yang diekspor adalah Ikan dan Udang; Perhiasan/Permata; Pakaian Jadi Bukan Rajutan; Perabot, Penerangan Rumah; dan Kayu dan Barang dari Kayu. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More