Ilustrasi: Pertumbuhan ekonomi Indonesia/Erman Subekti
Jakarta – Perekonomian di dunia dibayangi dengan ketidakpastian pada 2023. Bahkan, International Monetary Fund (IMF) meramalkan sepertiga negara di dunia akan menghadapi resesi. Indonesia dinilai sebagai negara yang tidak akan mengalami resesi karena perekonomian Tanah Air diproyeksikan masih akan tumbuh sebesar 5%, sehingga masih kuat dalam menghadapi badai resesi.
Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan, meskipun kondisi global suram dan banyak negara resesi, namun struktur ekonomi Indonesia yang ditopang oleh permintaan domestik membuat perekonomian RI kuat ditengah ketidakpastian global yang mengancam.
“Kontribusi konsumsi Rumah Tangga mencapai hampir 60%. Artinya dengan pertumbuhan konsumsi sekitar 5% saja ekonomi Indonesia diyakini tumbuh positif, yang artinya juga tidak resesi,” ujar Piter saat dihubungi Infobanknews, Jumat, 13 Januari 2023.
Sementara itu, pertumbuhan konsumsi Rumah Tangga diyakini tumbuh di level historisnya sekitar 5%, didukung oleh meredanya pandemi dan dicabutnya status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) oleh pemerintah.
Selain didukung konsumsi, tahun 2023 juga diyakini akan tumbuh positif yang di dorong oleh pertumbuhan investasi dan juga ekspor yang masih menggeliat.“tahun 2023 juga diyakini akan tumbuh positif yang di dorong oleh pertumbuhan investasi dan juga ekspor ditengah harga komoditas yang walaupun turun masih relatif tinggi,” pungkasnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More