Perbankan

Percepat Pemulihan Ekonomi, DPR Minta Himbara Permudah Akses Kredit UMKM

Jakarta – Komisi VI DPR RI mengapresiasi capaian kinerja perusahaan Bank BUMN atau Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) pada semester-I 2022 yang dinilai berjalan dengan baik di tengah pemulihan ekonomi.

Untuk itu, Komisi VI DPR RI mendorong Himbara mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan, agar proyeksi bisnis utama dan kualitas aset dapat tercapai sesuai dengan target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RAKP) 2022.

“Sehingga penerimaan negara melalui pajak serta dividen tahun 2022 dapat meningkat,” ujar Martin Y Manurung, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dalam RDP dengan Himbara, Selasa, 13 September 2022.

Kemudian, Martin meminta Himbara untuk fokus dan terus memberikan dukungan serta kemudahan kepada masyarakat kecil-menengah termasuk sektor UMKM dan ultramikro melalui penyaluran KUR dan kredit stimulus dalam rangkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Himbara harus berkontribusi dalam menjaga inflasi nasional pasca kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) Subsidi demi menjaga momentum dan optimisme perekonomian nasional di tengah peningkatan resesi global,” jelasnya.

Baca juga: Pemulihan Ekonomi Lebih Cepat Berkat Sinergi Dalam Penanganan Covid-19 

Dari sisi relaksasi dan restukturisasi kredit, Himbara diminta untuk terus melakukannya khususnya bagi nasabah yang terdampak berat pandemi Covid-19 dengan tetap berpedoman pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lanjut Martin, dari sisi digitalisasi perbankan, Himbara diminta agar lebih agresif meningkatkan layanan e-channel perbankan yang handal dan nyaman serta memberikan jaminan keamanan bertransaksi bagi nasabahnya di tengah peningkatan potensi cyber crime dan pencurian data. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

8 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

8 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

10 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

10 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

10 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

11 hours ago