Categories: Nasional

Perbandingan UMK Surabaya vs Bandung 2024, Selisihnya Sampai Setengah Juta Lebih

Jakarta – Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk 2024.

Tak terkecuali di Kota Bandung dan Surabaya, kedua kota besar di Tanah Air telah menetapkan UMK untuk tahun depan.

Kedua kota ini memang selalu menjadi tujuan para pencari kerja. Oleh karenanya, penetapan kenaikan UMK Bandung dan Surabaya 2024 sangat dinanti para pencari kerja.

Adapun kenaikan UMK sendiri dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain pertumbuhan ekonomi, inflasi, kekuatan tawar-menawar buruh, dan kebijakan pemerintah.

Baca juga: UMK Bandung 2024 Naik 3,97 Persen, Segini Besarannya

Perbandingan UMK Surabaya dan Bandung 2024

Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK) 2024.

Aturan penetapan UMK Jawa Barat 2024 tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561.7/Kep.804-Kesra/2023 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2024.

Dalam aturan tersebut, UMK Bandung 2024 telah ditetapkan sebesar Rp4.209.309. Besaran UMK Bandung 2024 ini naik 3,97 persen atau Rp160.846,31 dari nominal tahun sebelumnya, yakni Rp4.048.462,69.

Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2024 di wilayahnya.

Baca juga: Daftar Lengkap UMK 2024 Provinsi Banten, Kota Cilegon Juaranya

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No. 188/656/KPTS/013/2023 tertanggal 30 November 2023.

Untuk UMK Surabaya 2024 ditetapkan sebesar Rp4.725.479. Angka ini naik Rp200.000 dibandingkan UMK Surabaya 2023 yang sebesar Rp4.525.479.

Dengan demikian, UMK Surabaya 2024 lebih tinggi Rp516.170 dibandingkan UMK Bandung 2024. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

19 mins ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

59 mins ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

1 hour ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

3 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

3 hours ago