Perbankan

Perbanas Ungkap Kendala Pembayaran QRIS di Indonesia

Jakarta – Inovasi dalam penyediaan sistem pembayaran berbasis digital terus dikembangkan pemerintah. Salah satunya, pembayaran digital saat bertransaksi menggunakan kode QR atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

QRIS digadang mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi digital Indonesia. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa penerapan QRIS masih menghadapi sejumlah kendala.

“Indonesia itu negara yang luas, ada 81.616 desa yang tersebar di Tanah Air di mana tidak semua memiliki akses infrastruktur yang memadai,” kata Wakil Ketua Perbanas, Tigor M Siahaan, dalam acara FEKDI hari-2, di Jakarta, Selasa, 9 Mei 2023.

Menurutnya, penerapan QRIS juga masih terkendala konektivitas yang belum merata. Infrastruktur jaringan hingga saat ini masih terkonsentrasi di kota-kota besar di Pulau Jawa. Sementara, daerah di luar Jawa masih banyak yang belum didukung oleh infrastruktur yang memadai.

“Di kota-kota besar saja jaringan wifi masih lemot, apalagi di desa-desa yang infrastrukturnya kurang memadai,” ucapnya.

Ia menilai, penerapan QRIS tidak cukup dalam waktu sebentar terutama di kota-kota kecil sehingga dibutuhkan sosialisasi dan edukasi secara masif ke seluruh lapisan masyarakat.

“Literasi digital tentang QRIS ini harus terus dilakukan disamping penyediaan infrastruktur untuk dapat meningkatkan level ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), secara total pengguna QRIS telah mencapai 30,87 juta per Februari 2023. Nominal transaksi QRIS hingga Februari 2023 tercatat mencapai Rp12,28 triliun dengan volume transaksi sebesar 121,8 juta. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

44 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

5 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

14 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

15 hours ago