News Update

Perbanas Nilai Pembatasan Bunga Deposito Wajar

Jakarta— Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Maryono mengungkapkan, rencana kebijakan pembatasan (capping) suku bunga deposito Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III dan IV yang tidak jauh berbeda dinilai cukup wajar, karena likuiditas sejauh ini tergolong cukup longgar.

“Sebaiknya tetap ada, tetapi jangan terlalu tinggi,” Kata Maryono di Jakarta kepada Wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: BI Optimis Suku Bunga Kredit Bisa Turun 1%)

Sekadar informasi, batas atas suku bunga deposito kelompok BUKU III rencananya bakal dipatok sebesar 100 basis points (bps) di atas BI Rate, sedangkan BUKU IV sebesar 75 bps di atas BI Rate. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

2 mins ago

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

17 mins ago

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

21 mins ago

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Januari 2026 Anjlok 14 Persen

Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More

33 mins ago

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

43 mins ago

Insentif Ramadan-Lebaran Rp12,8 Triliun, DPR: Jangan Sekadar Stimulus Musiman

Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More

47 mins ago