Jakarta–Perekonomian Indonesia yang terus mengalami perbaikan diharapkan terus bergerak naik ke depan. Hal ini sejalan dengan harga komoditas yang menunjukkan perbaikan dan mulai dinamisnya aktivitas di banyak sektor ekonomi. Demikian tren perbaikan ekonomi RI diharap bisa berjalan secara berkesinambungan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan, di Jakarta, Kamis, 26 Januari 2017. Menurutnya, kondisi ini diharapkan dapat berlanjut dan membawa perubahan positif bagi kemajuan perekonomian nasional.
(Baca juga: Pemerintah Dorong Investasi Jadi Motor Baru Perekonomian)
Dia mengatakan, banyak pelaku di industri yang menyatakan optimisme terhadap perekonomian Indonesia yang diperkirakan terus membaik. Apalagi, beberapa kalangan menyebutkan bahwa perekonomian nasional akan mampu berada di atas 5 persen di 2017 ini.
“Beberapa optimisme menyebutkan. Terlebih PDB (Produk Domestik Bruto) akan membaik dan naik di atas 5℅ persen lebih baik dbanding negara lain,” ujar Tigor. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Di tempat yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roslani menambahkan, optimisme perbaikan ekonomi RI bukan saja dirasakan oleh Indonesia saja, melainkan beberapa negara juga optimis terhadap ekonominya di tahun ini, terkecuali China yang kurang optimis terhadap ekonominya di tahun ini.
(Baca juga: Fitch Proyeksikan 3 Sektor Ini Dorong Perekonomian RI)
Kendati demikian, optimisme tersebut juga harus dibarengi dengan sikap kewaspadaan yang bersumber dari sentimen global. Terlebih saat ini ketidakpastian global tercermin dari pernyataan Donald Trump yang akan menerapkan kebijakan proteksionis dari sisi perdagangan global.
“Optimisme itu harus disertai dengan timbulnya risiko, semuanya melihat bahwa Trump Presiden dari negara Amerika. Jadi setiap bicara atau mengeluarkan policy itu akan memengaruhi perekonomian negara-negara lain termasuk Indonesia,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga




